Selasa, 23 Agustus 2016

MATERI TRAINING CISCO CCNA (HARI KEDUA)

VLAN MANAGEMENT

Assalmualaikum wrwb
  kali ini saya akan berbagi tentang Vlan management.

VLAN MANAGEMENT

Adalah suatu konfigurasi yang digunakan agar dapat men-telnet atau meremote switch melalui PC dan agar dapat terhubung dengan perangkat lainnya seperti router.

Baiklah langsung saja ini dia tutorial konfigurasinya:

Contoh topologi.


Pada topologi diatas ada tiga konfigurasi yang kita lakukan untuk mentelnet switch melalui PC:

1.konfigurasi switch

konfigurasi diatas digunakan untuk membuat sebuah Vlan IP dan Gateway agar nanti bisa diremote pada PC. Dan konfigurasi dibawahya adalah untuk keamanan yaitu memberi password untuk switch kita agar tidak bisa di telnet oleh orang lain selain kita.


 2.Konfigurasi router

konfigurasi dibawah ini dilakukan pada router agar nanti dapat terhubug baik ke PC maupun switch-nya.serta juga dapat kita beri password untuk keamanan router kita.


3.Konfigurasi PC
konfigurasi selanjutnya yaitu pada PC kita,ini lebih simple karna kita tinggal masukan IP pada menu dekstop di PC kita.
IP yang dibuat adalah yang satu network pada switch dan routernya agar bisa terhu


selanjutnya lakukan ping dari PC ke switch atau sebaliknya untuk memastikan apakah kita sudah bisa terhubung.

lalu terakhir kita coba kite telnet switch kita menggunakan PC kita dengan mengetikan:
           telnet <ip dari switch)

pastikan semuanya terhubung dan switch bisa ditelnet jika ada trouble coba periksa kembali konfigurasi anda apakah sudah benar.

Selanjutnya kita bisa menambahkan sebuah PC lagi agar bisa men-telnet switch dari PC lain.
contoh topologi:

 
 Ikuti konfigurasi dibawah ini yang pertama pada switch,lalu  PC,kemudian lakukan coba telnet switch-nya dari PC ke-2.




mungkin cukup sekian semoga bermanfaat

Referensi:ebook CCNA


                                                     TERIMAKASIH

Senin, 22 Agustus 2016

SUBNETTING DAN CARA PERHITUNGANNYA (HARI PERTAMA)

SUBNETTING

1.PENGERTIAN
Subnetting merupakan suatu metode untuk memperbanyak network ID dari suatu network ID yang telahanda miliki. Contoh kasus diperiukannya subnetting: Sebuah perusahaan memperoleh IP address network kelas C 192.168.0.0. Dengan IP network tersebut maka akan didapatkan sebanyak 254 (28-2) alamat IP address yang dapat kita pasang pada komputer yang terkoneksi ke jaringan.

2.TUJUAN 
 Agar dapat mengetahui apa itu subnetting dan apa saja fungsinya.
dan dapat memanfaatkan sesuai  kebutuhan.
3.CARA PERHITUNGAN SUBNETTING
 
Penghitungan subnetting bisa dilakukan dengan dua cara, cara binary yang relatif lambat dan cara khusus yang lebih cepat. Pada hakekatnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berkisar di empat masalah: Jumlah Subnet, Jumlah Host per Subnet, Blok Subnet, dan Alamat Host- Broadcast.
Penulisan IP address umumnya adalah dengan 192.168.1.2. Namun adakalanya ditulis dengan 192.168.1.2/24, apa ini artinya? Artinya bahwa IP address 192.168.1.2 dengan subnet mask 255.255.255.0. Lho kok bisa seperti itu? Ya, /24 diambil dari penghitungan bahwa 24 bit subnet mask diselubung dengan binari 1. Atau dengan kata lain, subnet masknya adalah: 11111111.11111111.11111111.00000000 (255.255.255.0). Konsep ini yang disebut dengan CIDR (Classless Inter-Domain Routing) yang diperkenalkan pertama kali tahun 1992 oleh IEFT.
Pertanyaan berikutnya adalah Subnet Mask berapa saja yang bisa digunakan untuk melakukan subnetting? Ini terjawab dengan tabel di bawah:
Subnet Mask Nilai CIDR
255.128.0.0 /9
255.192.0.0 /10
255.224.0.0 /11
255.240.0.0 /12
255.248.0.0 /13
255.252.0.0 /14
255.254.0.0 /15
255.255.0.0 /16
255.255.128.0 /17
255.255.192.0 /18
255.255.224.0 /19
Subnet Mask Nilai CIDR
255.255.240.0 /20
255.255.248.0 /21
255.255.252.0 /22
255.255.254.0 /23
255.255.255.0 /24
255.255.255.128 /25
255.255.255.192 /26
255.255.255.224 /27
255.255.255.240 /28
255.255.255.248 /29
255.255.255.252 /30
SUBNETTING PADA IP ADDRESS CLASS C

Ok, sekarang mari langsung latihan saja. Subnetting seperti apa yang terjadi dengan sebuah NETWORK ADDRESS 192.168.1.0/26 ?
Analisa: 192.168.1.0 berarti kelas C dengan Subnet Mask /26 berarti 11111111.11111111.11111111.11000000 (255.255.255.192).
Penghitungan: Seperti sudah saya sebutkan sebelumnya semua pertanyaan tentang subnetting akan berpusat di 4 hal, jumlah subnet, jumlah host per subnet, blok subnet, alamat host dan broadcast yang valid. Jadi kita selesaikan dengan urutan seperti itu:
Jumlah Subnet = 2x, dimana x adalah banyaknya binari 1 pada oktet terakhir subnet mask (2 oktet terakhir untuk kelas B, dan 3 oktet terakhir untuk kelas A). Jadi Jumlah Subnet adalah 22 = 4 subnet
Jumlah Host per Subnet = 2y – 2, dimana y adalah adalah kebalikan dari x yaitu banyaknya binari 0 pada oktet terakhir subnet. Jadi jumlah host per subnet adalah 26 – 2 = 62 host
Blok Subnet = 256 – 192 (nilai oktet terakhir subnet mask) = 64. Subnet berikutnya adalah 64 + 64 = 128, dan 128+64=192. Jadi subnet lengkapnya adalah 0, 64, 128, 192.
Bagaimana dengan alamat host dan broadcast yang valid? Kita langsung buat tabelnya. Sebagai catatan, host pertama adalah 1 angka setelah subnet, dan broadcast adalah 1 angka sebelum subnet berikutnya.
Subnet
192.168.1.0
192.168.1.64
192.168.1.128
192.168.1.192
Host Pertama
192.168.1.1
192.168.1.65
192.168.1.129
192.168.1.193
Host Terakhir
192.168.1.62
192.168.1.126
192.168.1.190
192.168.1.254
Broadcast
192.168.1.63
192.168.1.127
192.168.1.191
192.168.1.255
Kita sudah selesaikan subnetting untuk IP address Class C. Dan kita bisa melanjutkan lagi untuk subnet mask yang lain, dengan konsep dan teknik yang sama. Subnet mask yang bisa digunakan untuk subnetting class C adalah seperti di bawah. Silakan anda coba menghitung seperti cara diatas untuk subnetmask lainnya.

 MUNGKIN CUKUP SEKIAN YANG BISA SAYA SAMPAIKAN ,JIKA ADA YANG KURANG JELAS SEARCHING KEMBALI DI GOOGLE.


PEMBAHASAN OSI LAYER (HARI PERTAMA)













PEMBAHASAN OSI LAYER

Assalamualaikum wrwb..
 Kali ini saya akan kembali berbagi nih soal OSI LAYER 7.Mungkin sudah pernah saya bagikan di postingan saya sebelumnya namun kali ini adalah pendalaman dari OSI LAYER tersebut.










 
1.PENGERTIAN  

Model referensi jaringan terbuka OSI atau OSI Reference Model for open networking adalah sebuah model arsitektural jaringan yang dikembangkan oleh badan International Organization for Standardization (ISO) di Eropa pada tahun 1977. OSI sendiri merupakan singkatan dari Open System Interconnection. Model ini disebut juga dengan model “Model tujuh lapis OSI” (OSI seven layer model).

            Sebelum munculnya model referensi OSI, sistem jaringan komputer sangat tergantung kepada pemasok atau vendor. OSI berupaya membentuk standar umum jaringan komputer untuk menunjang interoperatibilitas antar pemasok yang berbeda. Dalam suatu jaringan yang besar biasanya terdapat banyak protokol jaringan yang berbeda. Tidak adanya suatu protokol yang sama, membuat banyak perangkat tidak bisa saling berkomunikasi.
         
   Model Open Systems Interconnection (OSI) diciptakan oleh International Organization for Standardization (ISO) yang menyediakan kerangka logika terstruktur bagaimana proses komunikasi data berinteraksi melalui jaringan. Standard ini dikembangkan untuk industri komputer agar komputer dapat berkomunikasi pada jaringan yang berbeda secara efisien.

            Masalah utama dalam komunikasi antar komputer dari vendor yang berbeda adalah karena mereka mengunakan protocol dan format data yang berbeda-beda. Untuk mengatasi ini, International Organization for Standardization (ISO) membuat suatu arsitektur komunikasi yang dikenal sebagai Open System Interconnection (OSI) model yang mendefinisikan standar untuk menghubungkan komputer-komputer dari vendor-vendor yang berbeda.

 2. LATAR BELAKANG

          Osi layer ini adalah hal utama yang harus diketahui oleh seorang admin.karena semua hal yang ada pada komputer dasarnya adalah berasal dari OSI LAYER.

3.PENJELASAN

-- OSI LAYER --
            Layer-layer tersebut disusun sedemikian sehingga perubahan pada satu layer tidak membutuhkan perubahan pada layer lain. Layer teratas (5, 6 and 7) adalah lebih cerdas dibandingkan dengan layer yang lebih rendah; Layer Application dapat menangani protocol dan format data yang sama yang digunakan oleh layer lain, dan seterusnya. Jadi terdapat perbedaan yang besar antara layer Physical dan layer Application.

           Terdapat 7 layer pada model OSI. Setiap layer bertanggung jawab secara khusus pada proses komunikasi data. Misal, satu layer bertanggungjawab untuk membentuk koneksi antar perangkat, sementara layer lainnya bertanggungjawab untuk mengoreksi terjadinya “error” selama proses transfer data berlangsung.

           Model Layer OSI dibagi dalam dua group: “upper layer” dan “lower layer”. “Upper layer” fokus pada applikasi pengguna dan bagaimana file direpresentasikan di komputer. Untuk Network Engineer, bagian utama yang menjadi perhatiannya adalah pada “lower layer”. Lower layer adalah intisari komunikasi data melalui jaringan aktual.

           “Open” dalam OSI dalam OSI adalah untuk menyatakan model jaringan yang melakukan interkoneksi tanpa memandang perangkat keras/ “hardware” yang digunakan, sepanjang software komunikasi sesuai dengan standard. Hal ini secara tidak langsung menimbulkan “modularity” (dapat dibongkar pasang).

           “Modularity” mengacu pada pertukaran protokol di level tertentu tanpa mempengaruhi atau merusak hubungan atau fungsi dari level lainnya.

            Dalam sebuah layer, protokol saling dipertukarkan, dan memungkinkan komunikasi terus berlangsung. Pertukaran ini berlangsung didasarkan pada perangkat keras “hardware” dari vendor yang berbeda dan bermacam-macam alasan atau keinginan yang berbeda.

           Model referensi OSI secara konseptual terbagi kedalam 7 lapisan dimana masing-masing lapisan memiliki fungsi sebagai berikut :


Hal-hal diatas harus benar-benar dipahami karena tanpa itu kita pasti akan kesulitan dalam pembelajaran.

REFERENSI :
https://images.search.yahoo.com/yhs/search;_ylt=AwrTcd3ZpL1XnTEAd4sPxQt.?p=OSI+LAYER&fr=yhs-ddc-linuxmint&fr2=piv-web&hspart=ddc&hsimp=yhs-linuxmint&type=__alt__ddc_linuxmint_com#id=22&iurl=http%3A%2F%2Frealitypod.com%2Fwp-content%2Fuploads%2F2011%2F08%2Fmodel-550x525.gif&action=click


Mungkin hanya itu yang bisa saya bagikan semoga bermanfaat.

Terimakasih 
 telah berkunjung

Pembukaan TRAINING CISCO CCNA DI BLC TELKOM KLATEN serta PENGENALAN SERTIFIKAT CISCO (HARI PERTAMA)

Pembukaan TRAINING CISCO DI BLC TELKOM serta pengenalan sertifikat CISCO

Assalmualaikum wrwb...

Kali ini saya akan berbagi tentang kegiatan saya saat hari pertama TRAINING CISCO CCNA di BLC TELKOM KLATEN.



Kegiatan ini berlangsung  selama seminggu,dan kegiatan ini adalah sesuatu hal yang sangat istimewa karna Training kali ini langsung dibimbing oleh instruktur cisco langsung dari NIXTRAIN Bandung.Jika kita ingin mengikuti kegiatan ini diluar lingkup formal atau bisa dikatakan ter-khusus maka kita harus mengeuarkan sekecil nya biaya Rp3.000.000,-00.Jadi kita disini merasa sangat beruntung karena dapat mengikuti Training ini secara gratis.

PEMBUKAAN TRAINING CISCO
    Pembukaan TRAINING kali ini langsung dibuka oleh Bapak DIDIK dan Buk Dwi yang merupakan perwakilan dari PT.telkom,beliau sengaja hadir karena untuk membuka training kali ini dengan semangat  sehingga para peserta training pun tambah semangat.





 

 

Semoga dengan adanya training kali ini membuka inspirasi bagi para siswa untuk dapat mendalami hal-hal yang berhubungan dengan komputer seperti cisco ini agar kita tidak menjadi generasi muda yang hanya menjadi konsumtif teknologi.

Pengenalan CISCO

Cisco adalah salah satu perusahan IT terbesar didunia khususnya di bidang produksi perangkat jaringan seperti switch, router, dll. Cisco memiliki sertifikasi khusus yang bisa digunakan sebagai bukti/pengakuan akan kualitas dan kompetensi seorang network administrator khususnya dalam mengoperasikan produk cisco.


        Saat ini, Cisco memiliki 5 tingkatan sertifikasi, dimulai dari tingkatan entry (CCENT), associate (CCNA), professional (CCNP), expert CCIE dan arsitek (CCAr). Dari masing-masing tingkatan sertifikasi tersebut dibagi menjadi beberapa bidang spesialis (konsentrasi) seperti network security, Service provider, routing and switching, storage networking, wireless, dll.

 
Tabel Sertifikat pada Cisco
SERTIFIKAT PADA CISCO
1. CCENT (Cisco Certified Entry Networking Technician)
      CCENT merupakan tingkatan sertifikasi cisco paling bawah. Pada sertifikasi ini kandidat diharapkan memiliki kompetensi untuk memasang, mengoperasikan dan troubleshoting jaringan enterprise berskala kecil. Secara garis besar, kurikulum yang ditawarkan meliputi networking fundamental, teknologi WAN, dasar keamanan jaringan dan konsep wireless, routing dan switching dan konfigurasi jaringan enterprise berskala kecil.

2. CCNA (Cisco Certified Network Associate)
       CCNA merupakan sertifikasi cisco tahap lanjutan dari CCENT. Selain memiliki syarat kompetensi pada sertifikasi CCENT. Kandidat yang telah lulus CCNA juga memiliki pengetahuan yang cukup komprehensif mengenai fundamental wireless networking, dasar-dasar keamanan jaringan, TCP/IP, VLSM, CIDR, RIP, EIGRP, OSPF, NAT, ACL, VLAN, dan koneksi WAN.
         Macam-macam spesialisasi dari CCNA antara lain: CCDA, CCNA Cloud, CCNA Collaboration, CCNA Data Center, CCNA Industrial, CCNA Routing and Switching, CCNA Security, CCNA Service Provider, CCNA Video, CCNA Voice, dan CCNA Wireless.

3. CCNP (Cisco Certified Network Professional)
       CCNP adalah tingkatan untuk professional, sertifikasi ini menyatakan bahwa pemiliknya telah memiliki pengetahuan dan keahlian yang diperlukan untuk menginstalasi, mengkonfigurasi, dan melakukan troubleshooting jaringan LAN/WAN dengan jumlah antara 100 sampai dengan 500 buah perangkat jaringan. Syarat untuk mendapatkan sertifikat CCNP adalah harus memiliki sertifikat CCNA terlebih dahulu.
        Macam-macam spesialisasi dari CCNP antara lain: CCDP, CCNP Cloud, CCNP Collaboration, CCNP Data Center, CCNP Routing and Switching, CCNP Security, CCNP Service Provider, CCNP Voice, dan CCNP Wireless.

4. CCIE (Cisco Certified Internetwork Expert)
         CCIE adalah tingkatan Expert, setiap orang yang memiliki sertifikat CCIE ini memiliki kemampuan expert  untuk mengatasi tantangan tertinggi dalam bidang networking. Macam-macam spesialisasi dari CCNP antara lain: CCDE, CCIE Collaboration, CCIE Data Center, CCIE Routing & Switching, CCIE Security, CCIE Service Provider, dan CCIE Wireless.

5. CCAr (Cisco Certified Architect)
         CCAr adalah tingkatan paling tinggi dari semua sertifikasi cisco. Sertifikat CCAr ini didesain untuk senior network infrastructur architects. Yang memiliki kemampuan/pengetahuan khusus tentang teknologi dan arsitektur infrastruktur cisco.
       Sertifikat yang dikeluarkan oleh pihak Cisco untuk keenam macam sertifikat di atas memiliki masa validasi selama 3 tahun. Dalam proses men-sertifikasi ulang, Anda dapat mengikuti ujian ulangan lagi untuk sertifikasi yang sama atau mengambil sertikasi lain yang lebih tinggi atau sederajat. Contoh kasus, si A telah berhasil lulus CCNA pada awal tahun 2009 maka sertifikat CCNA-nya berlaku hingga akhir tahun 2011. Akan tetapi, pada tahun awal 2010, si A berhasil lulus CCNA Security sehingga sertifikat CCNA dan CCNA Security-nya disertifikasi hingga akhir tahun 2012.
REFERENSI:
https://images.search.yahoo.com/yhs/search;_ylt=A86.Jyddnb1Xz2kAO3cPxQt.?p=5+tingkatan+sertifikasi+cisco&fr=yhs-ddc-linuxmint&fr2=piv-web&hspart=ddc&hsimp=yhs-linuxmint&type=__alt__ddc_linuxmint_com#id=3&iurl=http%3A%2F%2Fwww.cisco.com%2Fweb%2Flearning%2Fimages%2Fpyramid_entry.png&action=click
Mungkin cuma itu pengalaman yang bisa saya sampaikan semoga dapat bermanfaat.
TERIMAKASIH  
SUDAH BERKUNJUNG

Kamis, 18 Agustus 2016

Beberapa kesalahan yang ditemui saat konfigurasi dasar mikrotik

Beberapa kesalahan yang ditemui saat konfiurasi dasar mikrotik.

19 Agustus  2016

Baiklah kali ini saya akan sedikit berbagi tentang pengalaman saya saat konfigurasi mikrotik.Saya menemukan beberapa kesalahan atau gagal saat konfigurasi.
Tujuan siapa tau diantara teman-teman semua pernah menemui kesalahan yang sama jadi bisa kita diskusikan disini.

1.kesalahan saat selesai konfigurasi menghubungkan pc/laptop,saat mikrotik kita udah bisa ping ke google tapi laptop kita yang terhubung dengan mikrotik tidak bisa ping ke google.sehingga belum bisa masuk ke browser.

  (SOLUSI;cek kembali settingan DNS nya,dan settingan IP pada laptop kita.Jika belum coba IP nya yang sebelumnya dari statik dan ubah ke DHCP).
 







2.saat membuat hotspot dan saat hotspot kita sudah terdeteksi namun tidak bisa tersambung.

(SOLUSI;coba periksa settingan pada hotspot kita,dan cek pada menu Wireless pada interface hotspotnya.pastikan pada settingan hotspot sudah benar perhatikan pada mode dan frekuensinya.biasanya itu mempengaruhi jika sudah terlalu banyak yang menggunakan.Anda juga bisa mencoba solusi yang diatas.Namun jika tetap tidak bisa tersambung maka coba lakukan konfigurasi ulang).


 3.saat hotspot kita sudah jadi tiba-tiba terkunci dan untuk tersambung kita harus mengisi user dan password.

 (SOLUSI;buka pada menu wireless dan pada submenu security profile).isi seperti diibawah ini.

 

SEMOGA BERMANFAAT

MEMBUAT IP BINDINGS

MEMBUAT IP BINDINGS

19 Agustus 2016

Assalamualaikum wrwb

Kali ini saya akn membahas sedikit tentAng IP Bindings.
pada IP Bindings,terdapat 3 pilihan (blocked,bypassed,dan regular):

-Blocked,berfungsi agar IP yang kita bindings tidak bisa meng-akses internet.

-bypassed,berfungsi agar IP yang kita bindings bisa meng akses  internet tanpa harus login dahulu.

-regular,berfungsi agar IP yang kita  bindings saat ingin mengakses internet melalui hotspot kita harus login dengan username dan pasword terlebih dahulu.

Pertama kita masuk dulu ke mikrotik kita melalui winbox.
lalu pilih menu IP   dan pilih hotspot.
 

lalu setelah itu pada hotspot pilih IP Bindings.kemudian untuk membuat IP Bindings klik tanda (+).
 

akan muncul tampilan seperti dibawah ini.


Lalu isi kan  mac address dan IP yang ingin kita bindings.
(misalnya IP kita sendiri,agar kita tidak perlu repot untuk login saat ingin meng-akses internet) .
 dan tentukan type-nya.




 lalu Applay-OK.kemudian kita coba untuk browsing menggunakan IP yang kita Bindings pada hotspot kita.
lalu kita coba dengan login ke hotspot kita menggunakn IP yang kita Bindings.


 Jika ada yang kurang jelas atau ingin ditanyakan silahkan tulis di comment.

SELAMAT MENCOBA



MEMBLOKIR SITUS MENGGUNAKAN FILTER RULES DI FIREWALL

Assalamualaikum wrwb..

Kali ini saya akan berbagi tentang bagaimana cara memblokir sebuah situs menggunakan filter rules di firewall pada mikrotik.

1.PENGERTIAN


Selain menggunakan web proxy kita juga bisa mem-block sebuah situs menggunakan filter rules.Lalu apa bedanya dengan menggunakan web proxy?.Nah,seperti yang saya sampaikan di postingan saya sebelumnya,pada filter rules ini dapat mem-block situs yang menggunakan Https:// sekalipun dan cara settingnya pun tidak sulit.untuk pengertian lebih lengkapnya tentang web proxy silahkan klik disini.

2.LATAR BELAKANG

Untuk meningkatkan keamanan hotspot yang dibuat,salah satunya bisa menggunakan salah satu fitur mikrotik ini.Dan ini adalah hal yang cocok digunakan di instansi-instansi agar penggunaan internet dapat digunakan sebaik-baiknya.


3.MAKSUD DAN TUJUAN

  Untuk mem-block situs yang menggunakan URL-nya Https://,yang mana hal ini tidak bisa dilakukan melalui web proxy.

4.ALAT DAN BAHAN

Laptop
-Mikrotik (disini saya menggunakan mikrotik RB941)
-2 buah kabel straight
-sumber internet (disini saya menggunakan dial out/kabel PPPoE) dari BLC TELKOM.
-Software  winbox

5.JANGKA WAKTU PENGERJAAN

Dapat dilakukan 10-20 menit dalam tahap belajar,tergantung pemahaman dari diri masing-masing.

6.TAHAP PELAKSANAAN

1.Pastikan mikrotik-nya sudah terkoneksi ke internet dan hotspot-nya sudah berjalan normal

2.Lalu remote mikrotik kita menggunakan winbox.

3.Pilih menu:

IP -> Firewall -> Filter rules -> Add


5.Selanjutnya  buat konfigurasi sebagai berikut :

GENERAL    : Chain            :Forward
                     In.Interface  :wlan1 (ini adalh interface yng digunakan untuk hotspot kita)

ADVANCED  : Content   :Facebook.com (ini adalah situs yang ingin kita block)
ACTION         : Action     :Drop







6.Lalu Apply-OK
  
7.HASIL

Semua situs yang saya block menggunakan filter rules tidak bisa diakses lagi dan hanya akan menampilkan tampilan ERROR.Namun ada kekurangan dari filter rules ini yaitu kita tidak bisa mem-block menggunakan kata-kata seperti pada web proxy.

8.KESIMPULAN

Salah satu hal yang harus kita lakukan selaku admin adalah  mengamankan dan menjaga agar hotspot kita dapat digunakan sebaik-baiknya dan tidak di salah gunakan.

9.REFERENSI

-Ebook Mikrotik MTCNA


TERIMAKASIH
TELAH BERKUNJUNG